free counters
Get paid To Promote at any Location
Tampilkan postingan dengan label kisah tersedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah tersedih. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 April 2010

JOSH


Hari ini, Jum’at 9 April 2010 adalah hari yang menyedihkan bagi saya. Josh Gerard, Anak saya, kini berangkat ke Toraja. Sangat sedih melepas ia pergi. Melihat wajahnya yang sempat tersenyum dan melompat-lompat menyapa aku dibalik jendela bis yang mengantarnya pergi meninggalkan kota ini. Ia memanggil-manggil dengan lambaian tangannya sembari tersenyum melihatku . Dia melompat-lompat dan mengangkat tangannya seolah-olah berkata bahwa ia akan pergi. Hari ini tidak akan pernah saya lupakan. Memory 9-4-2010 pukul 09. 46. Angka yang unik bukan???
 Mudah-mudahan kita bisa cepat bertemu kembali...AYAH JANJI AKAN DATANG DAN MEMBAHAGIAKANMU...
read more...

Jumat, 12 Maret 2010

JOSH STILL MY LITTLE ANGEL (DON'T SEPARATE US)

Ini adalah masa-masa sulit dalam hidupku. kemarin (12 Maret 2010) benar-benar menjadi hari akhir dari semuanya. Sangat menyedihkan memang, dipisahkan dengan wanita yang sangat dicintai. Apalagi, kami sudah memiliki seorang anak yang gagah dan lucu. Saya baru 2 hari terakhir ini melihatnya. Tepatnya Rabu 10 Maret 2010 dan Kamis 11 maret 2010. Hari itu tak akan pernah kulupakan dalam hidupku. bahkan ketika aku menghembuskan nafas terakhirku nanti.

rabu, 10 Maret 2010. Josh datang ke Makassar dan itu menjadi kesempatan saya untuk melihatnya dan menggendongnya. Betapa bahagianya perasaan saya ketika saya bisa menyentuhnya, menghapus air matanya ketika ia menangis sewaktu kugendong pertama kali. Yang menyedihkan adalah, ketika ia kulihat pertama kalinya, ia terus melihatku. Sampai ketika aku menghampiri dia, dia langsung menangis. Hatiku ikut menangis merasakan betapa sedihnya aku, masa anak aku sendiri harus menangis melihatku. Itu karena ia baru pertama kali melihatku. Sampai pada suatu waktu dihari itu juga, Ibunya menyuruhku untuk menggendongnya dan aku merasakan betapa bahagianya bisa menggendong anak yang selama setahun terakhir ini hanya bisa mendengar suaranya lewat telepon.

Aku menggendongnya dan membujuknya layaknya seorang ayah. Keesokan harinya, ia bermain di tempatb permainan anak. tepatnya di MP. Aku datang dan betapa serunya melihat dia bermain mobil-mobilan dan mandi bola. Aku sempat berfoto bersama dia sebanyak 2 kali namun sampai sekarang, bahkan mungkin sampai aku mati, aku tak akan pernah melihat fotoku bersamanya.

Saat aku menulis postingan ini, hatiku menangis. Merasakan kepedihan yang amat dalam. ternyata aku bukan ayah yang baik baginya. Apa kata anak aku kelak ketika ia melihat temannya mempunya seorang ayah sedangkan ia tidak???

Anakku...maafkan ayah...Ayah janji suatu saat nanti ayah akan kembali bersamamu. Memberikan apapun yang kamu mau. Dan mencintaimu selamanya...
read more...